Showing posts with label blog. Show all posts
Showing posts with label blog. Show all posts

Apr 14, 2017

Penjelasan Ilmiah Tentang Perilaku Introvert

Penjelasan Ilmiah Tentang Perilaku Introvert di Tempat Kerja dan dalam Sebuah Hubungan - Salah satu bahasan yang saya tidak pernah merasa bosan ketika membacanya adalah topik kepribadian dan jenis-jenisnya. Saya harap yang suka mampir ke blog ini juga memiliki kesamaan tentang hal ini, jadi kalian tidak akan cepat bosan karena dalam beberapa waktu dekat ini, saya akan lebih sering menulis tentang kepribadian.

Penjelasan Ilmiah Tentang Perilaku Introvert
Penjelasan Ilmiah Tentang Perilaku Introvert

Apa yang kamu pikirkan jika saya menuliskan kata 'introvert'?
Jawabannya akan bervariasi, bisa saja kamu menjawab bahwa introvert adalah orang yang pemalu, pokoknya di mana saja mereka berada, mereka akan merasa malu melakukan apapun, termasuk bicara, sehingga tidak jarang orang-orang introvert dicap sebagai pendiam. Atau bisa jadi, kamu justru berpikir bahwa introvert adalah julukan yang diberikan kepada orang-orang yang merasa bahwa mereka terlalu unik untuk bisa dimengerti orang lain, sehingga mereka lebih suka menyendiri. Jika salah satunya adalah jawabanmu, maka percayalah, kedua hal itu tidak benar.

Orang-orang yang dikatakan sebagai introvert memang terlihat pendiam, tertutup, dan seringnya lebih emosional. Tapi, bukan kerarti mereka lebih suka sendirian dan menghabiskan waktu sendirian pula atau yang lebih sering kita sebut sebagai orang yang antisosial. Tidak, tentu saja tidak seperti itu.

Sebagai seorang yang merasa bahwa diri saya termasuk sebagai orang berkepribadian introvert, saya memiliki kehidupan sosial yang menyenangkan, beberapa teman dekat, dan saya suka menghabiskan waktu-waktu saya bersama mereka. Cuma, memang kadang-kadang semua hal itu menjadi sangat melelahkan buat saya. Baik melelahkan secara fisik atau secara mental.

Itu dia yang sering membuat orang introvert terlihat lebih suka menyendiri. Karena mereka butuh waktu untuk mengembalikan tenaga dan semangat mereka setelah kelelahan secara fisik dan mental. Mereka bisa saja duduk sendirian sambil menikmati cappuccino di coffee shop, atau di taman kota, atau justru mengurung diri di rumah sambil berleha-leha.

Penjelasan Ilmiah tentang Introvert

Perilaku yang sering kita lihat dilakukan oleh introvert ini, dijelaskan dengan baik oleh para ilmuan yang meneliti hal ini. Nah, yang perlu kita ingat adalah bahwa semua orang memiliki dopamin dan asetilkolin di otak: dua neurotransmiter yang berhubungan dengan rasa senang atau bahagia. Sayangnya, para ilmuan mengatakan bahwa orang-orang introvert mengandalkan asetilkolin--bahan kimia yang akan bereaksi baik dengan suasana yang tenang dan nyaman, termasuk salah satunya adalah memiliki me time yang berkualitas--sementara orang-orang ekstrovert merespons lebih baik pada dopamin yang memberi motivasi untuk mencari stimulus eksternal.

Hasil studi lain yang dilakukan tahun 2012, mengatakan bahwa introvert memiliki kecendrungan untuk sulit mengambil keputusan dan pikiran-pikiran abstrak karena sesuatu yang disebut gray-matter di area korteks prefrontal otak, sehingga membuat mereka lebih suka merenung sebelum membuat sebuah keputusan.

Introvert di Tempat Kerja
Orang-orang introvert tidak suka mencari atau bahkan mendapat perhatian dari orang lain dan mereka berpikir bahwa menyombongkan diri dengan lebih banyak menunjukkan kemampuan mereka kepada rekan kerja di kantor, sama artinya dengan mencari-cari perhatian atau popularitas. Bahkan orang-orang introvert tidak akan bersusah payah ingin terlihat baik di depan atasan.

Orang-orang introvert juga sering dicap sebagai orang yang lembut, padahal pada kenyataannya, mereka menganalisis apapun yang bisa diamati dan berasumsi dengan hasil pemikiran mereka. Lalu pada saat yang tepat, mereka akan berbicara berdasarkan apa yang telah mereka amati dan analisis. Itu kenapa ketika orang-orang introvert mulai berbicara, seringnya mereka memiliki pilihan kata yang tepat.

Introvert dalam Sebuah Hubungan Asmara
Jika kamu memiliki hubungan asmara dengan orang yang memiliki kepribadian introvert, terlebih jika kamu adalah seorang ekstrovert, mungkin kamu akan mengira bahwa pasanganmu tidak serius dengan hubungan yang sedang kalian jalani. Apa hal? Karena orang-orang introvert tidak komunikatif. Kamu bisa saja merasa bahwa pasanganmu tidak perhatian atau tidak peka. Tapi bukan berarti mereka tidak serius dengan hubungannya.

Bahkan, orang-orang introvert akan ebih cenderung menjadi seorang yang setia dalam menjalani hubungan dengan orang lain. Mereka akan dengan hati terbuka mendengarkan apapun yang ingin kamu katakan karena mereka suka mengamati dan memperhatikan sesuatu yang bisa dianalisis. Mereka akan mencoba memahami situasi orang lain, termasuk keinginan dari pasangannya.

Referensi artikel: Individual Differences in Amygdala-Medial Prefrontal Anatomy Link Negative Affect, Impaired Social Functioning, and Polygenic Depression Risk dan LifeHack

Nah, kalau kamu punya teman dekat, rekan kerja, atau pasanganyang termasuk introvert, maka berbahagialah. Mereka tipe yang bisa dipercaya dan bisa melakukan apapun untuk orang yang mereka percayai. Hayo, siapa yang mau berteman dengan saya? 😃


Apr 9, 2017

Tiga Hal yang Tidak Diketahui Orang Banyak Tentang Seorang yang Narsis

Tiga Hal yang Tidak Diketahui Orang Banyak Tentang Seorang yang Narsis - Siapa yang tak pernah dengar kata narsis? Saya percaya semua orang pernah dengar bahkan menggunakan kata tersebut. Tapi tahukah Kamu apakah narsis sebenarnya? Karena sejatinya, kata narsis itu sendiri bukanlah kata baku di dalam bahasa Indonesia.

Tiga Hal yang Tidak Diketahui Orang Banyak Tentang Seorang yang Narsis
Tiga Hal yang Tidak Diketahui Orang Banyak Tentang Seorang yang Narsis

Narcissism dalam bahasa Inggris atau narsisme dalam bahasa Belanda adalah padanan kata sekaligus interpretasi terhadap orang yang berlebihan dalam mencintai diri sendiri, dan orang yang mengalami gejala ini berikutnya akan kita disebut sebagai narsisis dari kata narcicist. Berikut ini adalah informasi tentang narsisis yang banyak orang tidak ketahui.

Pertama, DSM (The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) menyebut bahwa gejala ini (narsis) adalah sebuah kelainan kepribadian.

Tidak cukup dengan sebuah kelainan kepribadian, hal yang lebih mengagetkan adalah bahwa setiap orang memiliki ciri-ciri seorang narsisis. Nah, berikut ini berdasarkan situs terkemuka, Life Hack, beberapa tanda yang dimiliki oleh narsisis.
  • Merasa lebih unggul daripada orang lain. Seorang narsisis merasa bahwa mereka terlalu unik untuk dapat dimengerti oleh orang lain.
  • Tidak mau menunjukkan kelemahan diri kepada orang lain. Mereka takut pada apa yang orang lain pikirkan tentang mereka, sehingga para narsisis lebih memilih untuk bersikap bahwa mereka lebih baik dari orang lain dengan berusaha tidak menampilkan kekurangan apapun.
  • Tidak ingin menyadari perasaan dan kebutuhan orang lain. Satu-satunya yang mereka inginkan adalah menjadi sorotan dan perhatian orang banyak.
  • Pandai memanipulasi orang lain demi keuntungan diri sendiri. Dalam beberapa kasus, mereka tahu bagaimana cara memengaruhi orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Kedua, narsisis berpikir dan merasakan sesuatu dengan cara yang berbeda dari mereka yang bukan narsisis.

Seorang narsisis memiliki sudut pandang yang berbeda untuk bereaksi terhadap sebuah permasalahan. Zari Ballard dalam bukunya yang berjudul Narcissism in a Nutshell bahkan mencoba menjawab beberapa pertanyaan dengan sudut pandang para narsisis.

Apakah mereka sadar bahwa mereka termasuk seorang narsisis? 
Kami benar-benar tidak peduli pada apa yang orang lain rasakan. Kami menikmati tanggapan orang lain yang mengatakan bahwa kami orang yang dingin. Yang kami tahu, seorang narsisis tidak ingin berubah menjadi sesuatu yang lain. Bahkan banyak dari kami yang merasa bahwa kami tidak memiliki masalah apapun dengan kepribadian ini. Kami bisa memiliki kontrol tentang hidup kami dengan cara menjadi seorang narsisis. 
Apakah seorang narsisis paham tentang perbedaan antara yang salah dan yang benar?
Seorang narsisis paham betul mana yang salah dan benar seperti halnya paham tentang sebab-akibat. Maka mereka juga paham bahwa cara mereka dalam mengambil keputusan tentang segala hal ada kalanya menyebabkan masalah bagi orang lain. Tapi mereka tetap saja merasa acuh tak acuh dengan keadaan sosial di sekitar mereka.

Ketiga, cara efektif menghadapi seorang narsisis adalah dengan tidak berusaha mengubahnya.

Daripada berusaha mengubah pendirian dan pilihan mereka dalam bersikap, akan lebih baik jika kita bisa menerima mereka bagaimana mereka ingin diterima. Mereka tidak memiliki rasa bersalah pada orang lain, tapi mereka peduli apa yang orang lain pikirkan tentang mereka, oleh sebab itu, jika kita ingin menyadarkan bahwa mereka melakukan sebuah kesalahan, lebih baik memintanya untuk berpikir tentang apa yang orang lain pikirkan daripada meminta mereka untuk memikirkan apa yang orang lain rasakan.

Satu hal yang perlu kita ingat adalah sebuah hubungan sosial yang baik adalah yang saling menguntungkan. Sementara memiliki hubungan serius terhadap narsisis adalah hubungan di mana kita harus siap untuk terus mendukung mereka yang memiliki efek jangka panjang melelahkan. Jika mereka melakukan sesuatu yang mulai membuat kita merasa tidak nyaman atau bahkan mulai meragukan diri kita sendiri, maka kita tahu bahwa kita harus mulai menjauh. Nah, ssemoga informasi yang saya tuliskan kali ini bermanfaat bagi semua yang membacanya.

Mar 31, 2017

Lawan Cuaca Esktrem dengan Stimuno Forte

Lawan Cuaca Esktrem dengan Stimuno Forte - Kalau kamu seperhatian dan sepeduli saya, ciyeee, kamu pasti menyadari bahwa akhir-akhir ini, cuaca sedang galau berat. Iya, tidak jelas! Sebentar panas terik, sebentar hujan deras, atau bahkan badai petir. Ada kalanya saya sudah bersiap berangkat kerja pakai jas hujan, tetiba sebelum sampai ke kantor matahari teriknya minta ampun. Atau justru saat saya sudah siap-siap pakai jaket supaya tidak kepanasan sepulang kerja, tidak tahunya malah kehujanan. Jelas, cuaca akhir-akhir ini sedang galau-galaunya. Maklum sih, sedang musim pancaroba. Bahkan cuaca pun sedang berusaha untuk bisa move on ke musim berikutnya.
Lawan Cuaca Esktrem dengan Stimuno Forte
Lawan Cuaca Esktrem dengan Stimuno Forte
Nah, perubahan cuaca tak menentu inilah yang kemudian membuat saya rajin mengonsumsi suplemen kesehatan Stimuno. 

Mengapa Harus Stimuno?
Berdasarkan http://www.serbaherba.com/daya-tahan, Stimuno adalah produk kesehatan yang terbukti efektif mengatur sistem kekebalan tubuh, atau dikenal juga dengan istilah imunomodulator. Stimuno sendiri aman dikonsumsi oleh siapa saja karena merupakan produk herbal alami khas Indonesia (Phyllanthus niruri) yang sudah terstandarisasi dan sudah teruji klinis. 

Untuk orang-orang yang sedang drop—atau mudah drop karena sistem imun terus turun dengan banyaknya aktivitas di luar rumah—Stimuno akan bekerja langsung dengan cara memperbaiki sistem imun dan mendorong tubuh untuk memperbanyak produksi antibodi. Sementara itu, bagi orang yang tidak bermasalah dengan sistem imun, Stimuno akan mempertahankan sistem imun tubuh tetap dalam posisi puncak sehingga tidak mudah terkena penyakit di musim pancaroba seperti saat ini. Terlebih untuk kita yang punya kegiatan atau pekerjaan lain di luar pekerjaan sebagai ibu rumah tangga.

Untuk informasi tambahan kamu nih ya, perubahan cuaca ekstrem ini juga akan mempengaruhi perilaku kita secara sadar atau tidak. Dilansir dari Huffington Post, berikut ini adalah pengaruh cuaca terhadap perilaku dan kesehatan manusia.

  1. Hujan membuat orang yang punya alergi terhadap dingin akan mengalami masa-masa sulit. Penyakit seperti flu, diare, dan demam menjamur.
  2. Hari bersalju—dan syukur alhamdulillah di Indonesia tidak ada salju—ketika hari lebih pendek dan hari lebih gelap, akan menjadikan orang-orang lebih stress dari biasanya. Rasa sedih, bad mood, kecemasan, akan semakin sering timbul di hari-hari bersalju yang panjang.
  3. Cuaca panas terik yang berlebihan juga akan meningkatkan risiko sakit jantung, dehidrasi, dan kerusakan otak. Terlebih bagi orang-orang yang memiliki tekanan darah rendah. Akhirnya, orang-orang akan jadi semakin malas di hari yang panas.

Bisa kita kalkulasikan bagaimana jika perbedaan cuaca tersebut terjadi dalam waktu yang berdekatan, seperti perubahan cuaca ekstrem yang saat ini sedang terjadi di sekitar kita. Bagaimana sistem imun tubuh harus beradaptasi dengan cepat, tubuh kita akan rentan mengalami penurunan, sementara pertumbuhan bakteri dan kuman yang merajalela dapat menimbulkan lebih banyak penyakit seperti demam, sakit kepala, infeksi tenggorokan, dan lainnya. Nah, di sini saya juga akan berbagi tips cara menjaga kesehatan tubuh untuk menghadapi cuaca ekstrem.

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh 
Tentu saja hal yang saya sebutkan sebelumnya bisa disiasati dengan beberapa hal yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan sistem imun tubuh.
1. Istirahat Teratur.
2. Menjaga Pola Makan
3. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan
4. Menghindari Stress
5. Olahraga Teratur
6. Minum Stimuno Setiap Hari

Minum Stimuno Forte karena kita nggak boleh sakit
Minum Stimuno Forte karena kita nggak boleh sakit
- diperagakan oleh model
Lebih Jauh Tentang Stimuno Forte
Kalau sebelumnya kita mendengar bahwa Stimuno adalah suplemen untuk anak-anak karena berbentuk cair atau sirup, maka sekarang ini telah hadir Stimuno Forte dalam bentuk kapsul yang bisa diformulasikan untuk dewasa. Manfaatnya, tentu saja untuk memperbaiki sistem imun tubuh dan mempertahankannya dalam keadaan terbaik. Cukup diminum 3 x 1 kapsul setiap hari. 

Sebagai ibu rumah tangga yang punya pekerjaan lain di luar rumah, saya jadi bisa tetap menjalankan aktivitas tanpa perlu khawatir dengan cuaca ekstrem yang terjadi. Karena ibu rumah tangga seperti kita ini gak boleh sakit. #Sehat365Hari, pasti Stimuno Forte jagoannya!

Feb 23, 2017

Guru is Back to Reality

Guru is Back to Reality - Bagi sebagian orang, libur dua minggu adalah sebuah anugerah terindah yang sulit sekali dimiliki, dalam hal ini tentu saja, para mom-blogger tidak bisa diikutsertakan. Yee, jangan iri ya, hehehe. Katakanlah seorang pekerja kantoran, atau pegawai BUMN misalnya. Dua minggu bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, travelling, pulang kampung, atau ibadah umrah. Tapi berbeda dengan seorang guru, tentu saja guru yang punya jobdesk yang sama seperti saya, yang mengisi liburan dua minggu justru hanya dengan membuat perangkat pekerjaan yang kalau saya tidak ingat berjumlah 23 item.

Guru is Back to Reality
Guru is Back to Reality

Sejak usia dini hingga sebelum akhirnya saya memilih untuk menjadi seorang guru yang bekerja di sekolah secara penuh, saya tidak pernah sekalipun melihat ibu saya yang juga seorang guru mengerjakan perangkatnya di rumah, entah karena memang ibu saya pandai mengatur waktu, atau ada faktor lainnya. Pasalnya, saat saya ikut membantu beliau bekerja di sekolahnya, pernah sekali saya mendapati beliau sedang membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan tulis tangan, manual.

"Wah, Ibu membuat RPP dengan tulisan tangan?" tanya saya takjub kala itu. Giat bolpen ibu menari-nari di atas buku besar ukuran folio, ibu saya hanya mengangguk. "Kenapa tidak ditik saja, Bu?"

"Lha, yang mau ngetik siapa? Ibu menyalakan komputermu saja tidak bisa," seloroh ibu santai sekali, sepertinya menulis di buku besar itu berlembar-lembar tiada kepayahan sedikit pun.

"Kapan harus dikumpulkan dan diselesaikan, Bu?" saya ingin tahu sekali segala hal tentang tugas seorang guru karena saat itu, cita-cita menjadi seorang guru sudah tertanam pada diri saya semasa kecil.

"Ya... seselesainya."

"Boleh kapan saja?"

"Ya kenapa tidak boleh?"

"Tidak ada yang periksa?"

"Nanti kepala sekolah yang tandatangani, kalau sudah selesai."

"Tidak ada pemeriksaan? Lalu, perangkat lainnya seperti program semester, tahunan, silabus, dan lain-lain?"

"Ya siapa yang mau periksa, ngeladen mau periksa semua ini. Yang penting saat pengawas datang, sudah ada yang diserahkan, tahun-tahun sebelumnya juga tidak masalah."

"Kok enak, Bu?"

"Namanya juga guru negeri, datang mengajar tepat waktu dan tidak membiarkan kelas kosong saja sudah alhamdulillah, Nak."

Baiklah, jangan bayangkan bahwa keadaan itu terjadi di semua sekolah dan semua daerah yang ada di Indonesia, ya, Teman-teman, karena pada kenyataannya hal itu tidak terjadi di tempat saya bekerja kini.


Menyelesaikan kelengkapan perangkat sebanyak 23 item tadi adalah sebuah kewajiban setiap semester dan setiap tahunnya. Jadi jangan katakan, "Kan mudah, nanti tinggal copy-paste," dan membayangkan bahwa saya cukup sekali membuat soal kuis atau ujian mid dan semester sepanjang tahun, lalu bisa saya ulangi soal tersebut di kesempatan yang sama tahun depannya. Tidak. Sungguh, Teman-teman, tidak seperti itu.

Jadi, awalnya 23 perangkat itu hanyalah dibuat dalam bentuk dokumen (file) dengan alasan efisiensi (paperless) dan hanya akan dicetak saat mendekati kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan setahun sekali, kebetulan di sekolah swasta kegiatan itu dilaksanakan pada semester genap, sementara di sekolah negeri dilaksanakan pada semester ganjil. Tapi, karena tempat bekerja saya itu termasuk tempat kerja yang sering memberikan kebijakan--yang adalakalanya saya rasa tidak bijak--tiba-tiba semua guru diminta untuk mencetak perangkatnya, setiap semester, setiap tahun dengan adanya koreksi dan perbaikan. Dan tidak tanggung-tanggung, bahkan kini cetakan 23 item perangkat itu telah menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan tunjangan kinerja bulanan sebesar Rp2.500.000 eh maaf, salah, Rp250.000 per bulan dengan estimasi bahwa tunjangan kinerja tersebut mencukupi pembelian kertas, biaya cetak perangkat, pembelian map, dan ATK lainnya yang dibutuhkan. Alhamdulillah.

Jadi, dua minggu yang saya dapatkan untuk liburan adalah dua minggu yang bisa saya manfaatkan untuk mengerjakan tagihan perangkat, dan juga membuat rencana kegiatan atas materi yang akan saya ajarkan kepada murid-murid satu semester kedepan, mengedit powerpoint, soal latihan, dan mencari metode-metode apa yang kira-kira membuat siswa bersemangat mengikuti kelas saya. HIngga akhirnya, tanpa terasa dua minggu terlewat begitu saja, tanpa jalan-jalan, apalagi pergi ke laut, ke tempat rekreasi, atau ke kampung halaman. Tapi insyaa Allah masih tetap bermanfaat apalagi sambil menemani pak suami nge-blog. 😝

Dua minggu selesai, dan saya kembali ke kehidupan nyata, berkutat dengan perangkat, buku latihan siswa, antusiasme mereka di kelas, dan bertemu rekan-rekan seperjuangan dan mereka yang memandang kami semua sama: rewel dan sulit diatur. Jadilah, ini adalah postingan perdana saya setelah kembali ke dunia nyata, semoga di kemudian hari, blog ini akan kembali hidup seperti sebelumnya dan exciting jobs kembali datang silih berganti. Aamiin.

Selamat ber-blog-ria ibu-ibu kece yang jago nge-blog 😜

Dec 12, 2016

Ibu, Yang Tak Pernah Berhenti Mendoakan

Ibu, Yang Tak Pernah Berhenti Mendoakan - Sejak kecil, saya merasa bahwa bapak adalah sosok terdekat bagi saya. Kemana-mana, saya selalu diajak, ke pantai, ke kantor, ke bank, bahkan saat bapak pergi Jumatan--dan akhirnya beliau harus mengepel masjid karena saya ngompol saat semua orang sedang solat. Saya merasa bahwa kedekatan batin saya dan bapak lebih kuat dari siapapun.
Ibu, Yang Tak Pernah Berhenti Mendoakan
Ibu, Yang Tak Pernah Berhenti Mendoakan
Saya akui, untuk bisa menciptakan kedekatan itu dilatarbelakangi karena saya adalah tipe idaman bapak sekali. Nurut. Manut. Berbeda dengan kakak laki-laki saya yang jauh dari kata nurut. Seperti anak laki-laki pada umumnya, kakak saya selalu suka keluyuran, main, berbuat onar, bahkan melakukannya diam-diam. Hal-hal yang bapak saya tidak sukai. Jauh dari kata idaman. Sehingga tidak heran jika bapak lebih merasa nyaman mengasuh saya dan menuruti kemauan saya--dengan dalih anak nurut, disayang semua orang.

Nov 30, 2016

Peringatan Hari Guru Nasional, Guru Bermartabat dengan Karya

Peringatan Hari Guru Nasional, Guru Bermartabat dengan Karya - Mungkin sudah basi kalau baru bisa saya tulis malam ini. Perayaan Hari Guru Nasional yang bertepatan dengan hari ulang tahun PGRI tahun ini berkesan sekali bagi saya. Di tahun ketiga saya berada di tempat kerja saat ini, banyak sekali hingar-bingar--eh, bahasanya lebay, hahaha--yang sudah saya lewati bersama rekan kerja dan juga siswa yang tiap tahun selalu bertambah. Terspesial adalah tahun ini. Kenapa? Karena perayaan Hari Guru Nasional kali ini sungguh istimewa. 👵👴👳👲

Peringatan Hari Guru Nasional, Guru Bermartabat dengan Karya
Peringatan Hari Guru Nasional, Guru Bermartabat dengan Karya

Betul sekali, kalau di tahun pertama saya bekerja di sekolah ini sebagai karyawan guru, saya didaulat menjadi petuga pengibar bendera pada upacara peringatan Hari Guru Nasional yang bertepat di tanggal 25 November, maka pada tahun ini saya mengikuti perlombaan memasak berkelompok yang diadakan bagi guru dan staf sekolah. Nah, jarang-jarang sekali sekolah tempat saya bekerja ini mau mengadakan acara murah meriah seperti ini buat gurudan stafnya. Angin segar untuk ibu dan bapak, abi dan umi, yang selalu grasa-grusu, kadang keteteran dan mengeterkan urusan pribadi, mengurusi anak-anak remaja yang meledak-ledak karena hormon.

Aug 22, 2016

Cerita Fiksi Karya Amatir

Cerita Fiksi Karya Amatir - Yeay! Finnaly, gue memberanikan diri mempublikasikan karya gue yang tidak seberapa itu di blog ini. Hmm.. Bagian satunya sudah realease ya di entri sebelum ini. Sebenarnya, terciptanya Unstoppable Love itu karena gue tidak pernah bisa menyelesaikan buku harian gue sendiri. Berangkat dari ide itu--masih tetap tentang tulis-menulis ya--akhirnya lahirlah Unstoppable Love.

Cerita Fiksi Karya Amatir
Cerita Fiksi Karya Amatir
Ngomong-ngomong, judul entri untuk serial Unstoppable Love yang pertama salah tik, berhubung link-nya sudah gue submit ke webmaster tool, jadi sayang mau dikutak-katik lagi. Jadi biarlah, judul pertama itu salah. Hahaha. Harap dimaklum.

Kalau ada yang membaca Unstoppable Love Bagian Satu, kira-kira sudah bisa menebak belum ya cerita ini akan ke arah mana? Secara gue menulis belum pernah ada yang baca, jadi benar-benar butuh masukan berupa kritik dan saran. Kalau ada yang berbaik hati ngajak diskusi juga gue lebih senang. Hitung-hitung cari guru gratisan ya.